Kamis, April 16, 2026
Beranda Topik Studio A24

Topik: studio A24

Review Film Materialists (2025): Celine Song Coba KomRom

Usai menggebrak dalam debutnya, Past Lives (2023), sineas Celine Song langsung kembali dengan komedi roman, Materialists (2025). Kini, ia mendapat bujet lebih...

Review Film Sorry, Baby (2025): Kisah Jernih Seorang Penyintas

Sebagai penulis skenario, sutradara, sekaligus pemeran utama dalam Sorry, Baby (2025), Eva Victor berhasil menyuguhkan kisah perempuan penyintas kekerasan seksual dalam film...

Review Film Bring Her Back (2025): Drama dengan Elemen Sinting

Lanjutkan debut hebatnya dalam Talk to Me (2022), Danny Philippou dan Michael Philippou kembali berhoror ria dengan Bring Her Back (2025). Dibintangi...

Review Film Warfare (2025): Replika Singkat Kejinya AS

Dari fiksi-sains hingga tegangan politik, Alex Garland telah berkali-kali menebar teror lewat film-filmnya. Kini, ia mencoba cerita nyata dari teror Perang Irak...

Review Film We Live in Time (2024): Romantis Populer A24

Bersama John Crowley, A24 membuat film romantis dengan pendekatan lebih populer dalam We Live in Time (2024). Dipimpin oleh dua aktor ternama...

Everything Everywhere All at Once (2022): Dinamika antara Ibu dan Anak...

Seperti multisemesta yang terbentang luas, kompleksitas hubungan ibu-anak perempuan terjalin dalam budaya Asia yang kaya akan tradisi dan modernitas. Gambaran ini setidaknya...

Past Lives (2023): Daya Pukau Masa Lampau

Film keluaran A24 garapan sutradara Korea Selatan, Celine Song, ini masih mendulang ide yang sama pada sekian karya fiksi. Ada keinginan terpendam...

Review Film Talk to Me (2022): Depresi, Delusi, Skizofrenia

Talk to Me, disutradarai oleh Danny Philippou dan Michael Philippou, membawa kita ke alam horor kompleks yang membicarakan tentang depresi, delusi, dan...

Beau Is Afraid (2023): Teror yang Menggedor!

Beau Is Afraid (2023): Teror yang Menggedor

Review Film Everything Everywhere All at Once (2022)

Ketakjuban pada alam semesta ialah magnet yang akhirnya menuntun manusia untuk memahami dirinya sendiri. Adanya multisemesta takubahnya menjadi cermin manusia memahami kembali...

Baca Juga