Bernostalgia di Perilisan Trailer dan Poster Resmi Film Bebas

0
519

Jakarta (14/7)—Film Bebas memasuki fase promosi lanjutan sebelum pada akhirnya dirilis 3 Oktober 2019 mendatang. Bertempat di CGV FX Sudirman, trailer dan poster resmi film Bebas,  garapan Riri Riza dan Mira Lesmana, diluncurkan kepada media. Acara ini menampilkan para pemeran, Riri Riza, sang sutradara, dan Mira Lesmana, selaku produser.

Reuni menjadi sebuah konsep yang kental diangkat dalam acara ini. Hashtag #ReuniDiBioskop menjadi tajuk utama yang diangkat dalam promosi film Bebas. Mira Lesmana menuturkan bahwa “nostalgia” akan menjadi hal utama yang akan diangkat dari adaptasi film Sunny ini. “Ada nostalgia yang tinggi ketika menonton film ini, terutama mereka yang dari generasi ’90-an,” ujarnya.

Acara perilisan ini berjalan begitu hangat. Para pemain, sutradara, dan produser ikut menceritakan pengalaman masa mudanya. Beberapa foto masa muda para pemeran pun ikut ditampilkan dan memberikan suasana hangat dalam peluncuran trailer tersebut. Bahkan, foto lawas milik sang sutradara pun tidak luput ditampilkan. Terlihat Riri Riza muda dengan tampilan musisi yang sangat berbeda.

Riri Riza dan Mira Lesmana meluncurkan poster resmi film Bebas.
Riri Riza dan Mira Lesmana meluncurkan poster resmi film Bebas.

Unsur nostalgia akan terasa begitu lekat dalam film Bebas dengan adanya dukungan latar dan musik ala ’90-an. Sejumlah lagu lawas dari era ’90 dan ’80-an akan hadir dalam Bebas, termasuk sebuah lagu berjudul serupa milik raper legendaris Indonesia, Iwa K.

“Selain ada style yang sangat nineties, akan ada musik yang sangat nineties di dalam film ini,” pukas Mira. “Ada sepuluh lagu dari tahun 90-an dan beberapa dari tahun 80-an,” ujarnya

Meskipun diadaptasi dari Sunny, Mira menyebutkan bahwa Bebas memiliki karakter tersendiri yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Bebas memiliki muatan konten lokal yang akan membuatnya berpotensi untuk “terlepas” dari Sunny sebagai film asalnya.

“Yang membuat saya tertarik, saya langsung bisa membayangkan ini (Sunny) bisa jadi film Indonesia. Jadi, tidak lagi melihatnya sebagai film Korea yang diadaptasi, tetapi ini bisa mempunyai local content yang luar biasa,” ujar Mira.

Ditemui secara terpisah, Riri Riza, selaku sutradara berbicara soal isu yang diangkat dalam film Bebas. Menceritakan pertemuan sebuah geng SMA setelah 23 tahun terpisah, Bebas mengangkat isu soal perubahan dalam setiap kehidupan manusia.

“Film ini pun menariknya itu bicara tentang bagaimana hal-hal (dalam) hidup kita berubah,” ucap Riri secara eksklusif pada ulasinema.

Riri Riza ditemui tim ulasinema usai peluncuran poster dan trailer film Bebas.

Sebagai sutradara, ia pun memberi kebebasan bagi para pemain untuk menafsirkan perannya masing-masing dalam film ini. Satu persona yang dimainkan oleh dua pemeran—versi muda dan tua—justru tidak diambil pusing.

“Setiap karakter mau menyampaikan idenya sendiri-sendiri, dan buat saya, sebagai sutradara, itu menarik, ” ujar Riri.

Tahun ’95—‘96 menjadi waktu yang secara tegas disebutkan sebagai latar waktu pada film Bebas. Hal ini berkaitan pula dengan kultur populer yang ada pada film tersebut. “Periode itu adalah periode ketika ada beberapa ikon-ikon yang menarik yang lagi muncul, ” lanjutnya.

Dalam film ini, Riri juga mengambil keputusan berani untuk menjadikan aktris pendatang baru, Maizura, sebagai pemeran utama. Perpaduan akting antara aktris muda seperti Sheryl Sheinafia, Agatha Pricillia, dan Lutesha dengan aktris senior seperti Marsha Timothy layak dinanti. Mari #ReuniDiBioskop bersama film Bebas pada 3 Oktober 2019 nanti di bioskop-bioskop kesayangan Anda.

  • Pewarta: Ramadhan Ali & Muhammad Reza Fadillah
  • Penulis: Ramadhan Ali
  • Penyunting: Anggino Tambunan