Pasangan Hollywood, Dave Franco dan Alison Brie, bersatu dalam film horor tubuh Together (2025). Film fitur debut Michael Shanks ini fokus kepada Tim (Franco) dan Millie (Brie) yang baru pindah dari kota besar ke kota terpencil. Di sana, hubungan mereka mengalami gejala aneh.
Menunjuk pasangan asli Hollywood sebagai dua pemeran utama yang beromansa dalam film bukanlah hal baru, tetapi fenomenanya tetap unik. Pasangan yang paling melekat di memori sinema kita akhir-akhir ini mungkin John Krasinski dan Emily Blunt dalam A Quiet Place (2018). Kini, Franco dan Brie memerankan sepasang kekasih yang memasuki babak baru dalam kehidupan mereka di Together.
Komitmen itu menakutkan, itulah hal yang mungkin berada di benak Tim saat hubungannya dengan Millie mengalami disorientasi. Pada pesta hari terakhirnya sebelum mereka pindah ke kota kecil, Tim justru merenung. Hal ini disebabkan Tim harus mengikuti Millie pindah ke kota kecil karena mendapatkan pekerjaan baru.
Dalam budaya patriarki yang telah biasa kita terima, tentu lelaki mengikuti pasangan perempuannya pindah bukanlah hal lumrah, karena kita terbiasa sebaliknya. Belum lagi, Tim punya masalah mendasar, yaitu tidak bisa mengendarai mobil. Hal ini membuatnya terikat dan bergantung lebih dalam kepada Millie sehingga Tim mungkin meragukan kejantanannya. Makin diperparah dengan Millie yang melamar Tim di pesta mereka.
Mereka pun akhirnya pindah ke kota kecil, hal yang membuat Tim lebih terkekang. Tanpa adanya transportasi umum, Tim harus meminta tolong Millie untuk menyupirinya. Salah satunya ketika Tim harus pergi ke luar kota dan ikut grup musiknya untuk tur.
Semua hal yang ditulis di sini sebelumnya mengisahkan semuanya dari sudut pandang Tim. Namun, Shanks sebenarnya berimbang dalam membahas masalah komitmen dalam berhubungan ini dalam film Together (2025). Millie pun merasa dirinya harus lebih dominan dalam hubungannya, baik itu mengambil keputusan sendiri maupun keputusan untuk Tim. Di satu sisi, Millie mengungkapkan bahwa ia “sudah seperti ibu Tim saja.”
Hal yang ingin disampaikan Michael Shanks di sini sangat jelas sehingga penonton takperlu lagi menerka-nerka hal yang ingin ia siratkan dalam film ini. Hal ini sedikit menghilangkan rasa penasaran ke arah mana cerita akan digulirkan, tetapi bisa juga memangkas kebingungan penonton sehingga jalan ceritanya bisa dinikmati. Shanks pun menaruh misteri lagi tentang gua tempat Tim dan Millie terjebak dan hubungannya dengan kultus aneh.
Karakter Jamie (Damon Herriman) awalnya hadir untuk mengusik harmoni hubungan Tim dan Millie yang sejak awal sudah retak. Akan tetapi, pada akhirnya ia menjadi jawaban dari segala keanehan yang dialami pasangan tersebut di kota terpencil tersebut. Keanehannya ialah tubuh mereka yang menempel dan menjadi satu, hal yang awalnya tidak mereka inginkan.
Dalam penyatuan tubuh ini, Shanks awalnya memberi pertanyaan tentang kebingungan sepasang kekasih yang telah lama bersama. Pertanyaannya tentang apakah kebersamaan yang lama itu terjaga karena cinta atau karena mereka sudah terbiasa bersama saja. Pada akhirnya, jawaban Shanks dalam diri Jamie ialah keterbiasaan bersama dalam waktu lama itu hadir karena cinta yang terjaga.
Jika ada bagian film ini yang membuat kebingungan mungkin keinginan Shanks untuk menyatukan mereka atau tidak. Jika Tim dan Millie tidak ingin dipersatukan, mungkin hal yang ingin ditanamkan ialah takperlu memaksakan hubungan jika tujuannya telah berbeda. Bagaimanapun, Shanks memberikan akhiran baik yang normatif, walau dalam citranya, film ini menjadi sangat aneh.
Dalam berkomitmen, kita bukan harus menerima kekurangan pasangan saja, tetapi menerima kekurangan diri sendiri juga. Hal inilah yang dilalui Tim di film ini yang lebih manut terhadap pasangan perempuannya. Millie pun harus menerima bahwa dirinya di sini sosok yang lebih memimpin dan dominan. Dengan itulah mereka baru bisa menyatu.
Keseluruhan, Shanks memberikan gagasan dan pengalaman visual yang sangat unik dalam film Together (2025). Film ini pun menambah gilanya kreativitas film-film horor berbahasa Inggris dalam penggalian tema untuk menciptakan ketakutan visual. Walaupun tidak terasa spesial, Together sangat unik dan jitu dalam menyampaikan gagasannya.

Baca juga: Review Film The Substance (2024) – Gelora Horor Tubuh Vulgar
Penulis: Muhammad Reza Fadillah
Penyunting: Farhan Iskandarsyah
















