A Separation (2011): Teka-Teki Makna Adil

0
314
A Separation (2011): Teka-Teki Adil

Kisah A Separation (2011) dibuka dengan gugatan cerai Simin (Leila Hatami) kepada Nadir (Payman Moadi). Di depan hakim, Simin ungkap kekesalannya: Nadir enggan diajak tinggal di luar Iran. Nadir punya alasan: ia tak mampu meninggalkan ayahnya yang terkena penyakit alzheimer. Sampai ujung kisah, kita akan menjadi hakim mereka.

Tak sulit untuk menyimpulkan beberapa film Asghar Farhadi, sineas Iran itu kerap menjebak penonton dalam teka-teki makna adil. Pada About Elly (2009), Anda mesti putuskan siapa yang menyebabkan Elly menghilang. The Past (2013) memberi opsi kepada Anda siapakah yang layak tinggal dengan Marie. Adapun pada The Salesman (2016), Anda mesti pikirkan sejauh mana Emad perlu membalas perbuatan pelaku yang menyebabkan istrinya terbaring di rumah sakit.

Kembali ke A Separation (2011), Simin—mungkin gambaran perempuan modern Iran—berani menggugat suaminya. Secara ekonomi keduanya tidak saling bergantung. Keduanya pun siap menerima konsekuensi agama atas perceraian mereka. Kompleksitas pernikahan mereka bukan lagi kebutuhan akan satu sama lain, melainkan untuk memenangkan ego masing-masing melalui perceraian. Jalan perceraian tersebut hanya akan menjadi bukti siapa yang lebih superior di antara mereka. Masalah pelik justru mengerucut pada imbas apa yang akan dirasakan Termeh, putri mereka, atas perpisahan. Hal tersebut membuat ego keduanya pasang-surut.

Selain Simin-Nadir, ada pasangan Razieh-Hojjat yang menilai perceraian bukanlah hal yang remeh-temeh. Perasaan bersalah kepada Tuhan, ekonomi yang tak berkecukupan, keahlian terbatas, dan telah memiliki anak menjadi alasan mereka akan sekuat tenaga menghindari perpisahan. Dengan premis perbedaan latar keluarga, motivasi kuat setiap tokoh menjadi terang dan seiring waktu akan Anda maklumi.

Kedua pasangan suami-istri ini dipertemukan secara intens oleh Asghar Farhadi di pengadilan, Raziet (Sarah Bayet), asisten rumah tangga di keluarga Simin-Nadir, menuduh Nadir penyebab keguguran kandungan-nya. Hojjat (Shabab Hosseini), suami Raziet, tak terima dan membela mati-matian istrinya untuk menahan Nadir. Simin, istri Nadir, yang memilih hidup tak seatap dengan Nadir, bersusah payah membebaskan  suaminya dari tuntutan seraya menjaga kondisi psikis anaknya. Nadir tak bergeming dan kekeuh tak bersalah atas keguguran Raziet.

Dengan plot di atas, Anda akan menjadi hakim atas kasus mereka. Setiap pertimbangan adalah putusan yang krusial. Tiap adegan penting. Makna adil dimulai dari awal hingga akhir. Pertimbangan penonton akan terpukul rata terhadap semua tokoh. Putusan Anda akan tersibak ketika kisah ini ditutup. Asghar Farhadi akhirnya menyerahkan kesimpulan film ini kepada penonton.

Tiba kita di sebuah simpulan tanyaan A Separation (2011), apa itu adil? lebih mudah mengadili atau diadili?

Penulis         : Anggino Tambunan
Penyunting : Muhammad Reza Fadillah