10 Film Terbaik Marvel Cinematic Universe

0
387
10 Film Terbaik Marvel Cinematic Universe

Marvel Cinematic Universe sudah mewarnai dunia perfilman dalam 10 tahun terakhir dengan pahlawan-pahlawan super ciptaan mereka. Dari segi kualitas, MCU memang belum sempurna. Namun, mereka berhasil membuat film-film yang menghibur penonton serta menetapkan standar film pahlawan super mereka sendiri. Berikut 10 film terbaik Marvel hingga fase ketiga berakhir.

MV5BMjMxNjY2MDU1OV5BMl5BanBnXkFtZTgwNzY1MTUwNTM@._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

10. Avengers: Infinity War (2018)
Avengers: Infinity War merupakan film crossover paling ambisius sepanjang sejarah,” begitulah kalimat sambutan warga internet terhadap film ini. Memang benar, belasan pahlawan super terlibat dalam film ini—yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lawannya pun hebat, sosok Thanos yang akhirnya menghapus setengah populasi alam semesta. Infinity War epik, bagus, tetapi masih banyak kekurangan. Akhiran dan emosi pada film ini terasa tanggung. Mungkin, bisa dimengerti mengingat film ini hanyalah bagian pertama sebelum akhiran fase ketiga MCU, yaitu Avengers: Endgame yang rilis April 2019.

MV5BMjMyNDkzMzI1OF5BMl5BanBnXkFtZTgwODcxODg5MjI@._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

9. Thor: Ragnarok (2017)
Dengan menghadirkan Taika Waititi sebagai sutradara, kita pasti sudah bisa mengira bahwa film ini akan lebih menderaskan unsur komedi. Sulit menguatkan karakter Thor saat trilogi film ini selalu gonta-ganti sutradara. Waititi pun membuat Thor lebih segar, lebih humoris, dan tak seserius sebelumnya. Memang, perubahan ini terkesan terlalu tiba-tiba, tetapi nyatanya Waititi lumayan berhasil menghadirkan film yang sangat menghibur. Hanya saja, perubahan karakter Thor memang agak mengejutkan dan hampir tak menyisakan karakter yang lama sehingga kesinambungan trilogi ini agak kacau.

MV5BNTk4ODQ1MzgzNl5BMl5BanBnXkFtZTgwMTMyMzM4MTI@._V1_SY1000_CR0,0,658,1000_AL_

8. Spider-Man: Homecoming (2017)
Sebelum Spider-Man: Homecoming dirilis, kita tahu Sony telah dua kali membuat saga film pahlawan super ini. Setelah tiga kali didaur ulang, Jon Watts sebagai sutradara punya tantangan besar dalam hadirkan hal yang baru dalam saga baru Spider-Man. Daripada mengenalkan sisi heroik Spider-Man, film baru ini coba mengenalkan kehidupan Peter Parker lebih dalam. Hal ini pun dinilai sangat jitu, film baru manusia laba-laba ini hadir seperti layaknya “film sekolah”. Unsur komedi, cinta monyet, dan pertemanan dihadirkan dengan menarik dalam film ini. Sayangnya, keseimbangan penggunaan CGI lagi-lagi jadi masalah sehingga sedikit menodai film ini.

MV5BMzA2NDkwODAwM15BMl5BanBnXkFtZTgwODk5MTgzMTE@._V1_SY1000_CR0,0,685,1000_AL_

7. Captain America: Winter Soldier (2014)
Jika ingin melihat film pahlawan super penuh aksi pertarungan yang seru dan realistis, Captain America: Winter Soldier jawabannya. Film pertama MCU dari sutradara bersaudara, Anthony Russo dan Joe Russo, berhasil tampilkan film aksi apik yang belum pernah dihadirkan dalam MCU sebelumnya. Pertarungan jarak pendek jadi kunci utama film ini dan ditampilkan dengan sangat manis. Lagi-lagi, sentuhan CGI yang kurang baik jadi nilai minus film ini. Misalnya saat pesawat modern SHIELD ditampilkan dan terlihat jelas perbedaan visualnya dengan latar di belakangnya.

MV5BMjQ0MTgyNjAxMV5BMl5BanBnXkFtZTgwNjUzMDkyODE@._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

6. Captain America: Civil War (2016)
Civil War bisa dibilang memiliki skenario film terhebat di antara seluruh film MCU lainnya. Memecah belah Avengers dan menyerang nurani masing-masing pribadi pahlawan supernya. Apalagi, adegan aksi hebat saat polisi menggerebek apartemen Bucky Barnes dan diikuti adegan kejar-kejaran dengan Captain America serta Black Panther. Namun, awalan hebat dilanjutkan dengan adegan buruk pertarungan para pahlawan super di bandara, yang seharusnya jadi adegan paling epik. Keseluruhan, film ini berhasil hadirkan konflik unik yang jarang ada dalam film pahlawan super.

MV5BMTAwMjU5OTgxNjZeQTJeQWpwZ15BbWU4MDUxNDYxODEx._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

5. Guardians of the Galaxy (2014)
Siapa sangka pahlawan super yang tak begitu kondang seperti Guardians of the Galaxy berhasil jadi salah satu film MCU yang paling sukses? Memadukan musik rock klasik dengan visual menawan, Guardians of the Galaxy menjadi film MCU yang paling asik ditonton. Bisa dibilang, film ini berhasil tampilkan ruang angkasa dengan indah sejak James Cameron getarkan dunia dengan Avatar-nya (2009). Kita pun dapat mengenali kelima karakter Guardians dengan baik, hal yang mungkin sebenarnya sulit dilakukan.

MV5BNDYxNjQyMjAtNTdiOS00NGYwLWFmNTAtNThmYjU5ZGI2YTI1XkEyXkFqcGdeQXVyMTMxODk2OTU@._V1_SY1000_CR0,0,675,1000_AL_

4. The Avengers (2012)
Kita mungkin sudah melihat berbagai macam film pahlawan super gabungan sejak The Avengers dirilis. Nyatanya, yang pertama memang yang paling dikenang. Menyatukan pahlawan super pasti sulit mengingat mereka pasti punya ego masing-masing. Apalagi, dalam film, para pahlawan super ini harus memiliki porsi penayangan yang pas. The Avengers pun berhasil memadukan unsur itu. Mengenalkan Iron Man dan Thor lewat pertarungan dahsyat dan menimbulkan pemicu konflik perbedaan visi antara Tony Stark dan Steve Rogers merupakan segelintir keberhasilan film ini.

Avengers: Endgame Poster

3. Avengers: Endgame (2019)
Sulit untuk tidak menyebut Avengers: Endgame sebagai saga penutup yang sudah berjalan sepanjang sebelas tahun ini. Endgame menjadi penutup manis bagi kisah dua pentolan Avengers, yakni Iron Man dan Captain America. Pertarungan epik melawan pasukan Thanos pun menjadi momen terbaik yang pernah ada sepanjang saga MCU. Walaupun, banyak kekurangannya, Endgame berhasil membuat penonton betah duduk termangu sepanjang 3 jam dan menontonnya hingga berulang kali.

MV5BMTczNTI2ODUwOF5BMl5BanBnXkFtZTcwMTU0NTIzMw@@._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

2. Iron Man (2008)
Pada tahun rilisnya, film Iron Man harus menghadapi lawan berat dari pahlawan super komik DC, yakni Batman. The Dark Knight (2008) mungkin film pahlawan super terbaik sepanjang masa. Oleh karena itu, Iron Man dari Marvel yang tayang lebih dahulu setidaknya harus bisa mengungguli musuh bebuyutannya, perusahaan komik terbesar di Amerika Serikat. Untungnya, Iron Man sukses besar. Penampilan gemilang Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark dipuji kritikus. Ditawan di negara Timur Tengah, membangun robot dan harus melawan rekan kerjanya sendiri membuat plot film pahlawan super ini menarik nan unik. Skenario hebat ditambah penulisan karakter hebat Tony Stark patut diacungi dua jempol.

MV5BMTg1MTY2MjYzNV5BMl5BanBnXkFtZTgwMTc4NTMwNDI@._V1_SY1000_CR0,0,674,1000_AL_

1. Black Panther (2018)
Ketika MCU akan merilis Avengers: Infinity War (2018) yang epik, akankah pahlawan super seperti Black Panther mendapatkan perhatian? Banyak yang bilang film ini dapat perhatian lebih karena unsur politik, yaitu film tentang bangsa kulit hitam. Nyatanya, Black Panther lebih dari sekadar hal itu. Wakanda, negara dengan teknologi super-canggih, ternyata masih memiliki budaya primitif. Datanglah Killmonger yang mempertarungkan budaya modern melawan pemikiran kuno Wakanda, begitu juga T’Challa. Pertarungan ideologi inilah yang menarik dan sangat langka ditampilkan dalam film pahlawan super. Apalagi, beberapa penyutradaraan nyeleneh dari Ryan Coogler (seperti membalikkan kamera secara perlahan pada beberapa adegan dan skoring musik rap) memperkuat identitas film ini.

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel “Urutan Terburuk—Terbaik Film-Film Marvel Cinematic Universe (23—11)”. Terbit pertama kali pada tanggal 9 Maret 2019 dan disunting ulang pada tanggal 10 Juli 2019.

Penulis : Muhammad Reza Fadillah
Penyunting : Anggino Tambunan
Sumber Gambar : IMDb.com