Film 3D Pertama Studio Ghibli Rilis Akhir Tahun 2020

0
250
Film 3D Pertama Studio Ghibli Rilis Akhir Tahun 2020

Setelah lama takrilis film, Studio Ghibli akhirnya mengumumkan tanggal tayang film tiga dimensi (3D) pertama mereka yang berjudul Aya and the Witch. Film ini akan disutradarai oleh Gorō Miyazaki, anak dari pendiri Ghibli, Hayao Miyazaki. Aya and the Witch diproyeksikan tayang pada akhir tahun 2020.

Studio Ghibli terakhir kali merilis film pada tahun 2014, yang berjudul When Marnie Was There. Mereka sempat memproduksi film The Red Turtle pada tahun 2016, bekerja sama dengan Wild Bunch, studio film asal Jerman. Sejak saat itu, mereka ditinggal dua pendirinya: Hayao Miyazaki umumkan pensiun dan Isao Takahata wafat.

Dilansir dari thefilmstage.com, studio film animasi asal Jepang tersebut mengonfirmasi bahwa mereka akan merilis film terbarunya, Aya and the Witch pada musim dingin tahun 2020. Film ini merupakan adaptasi dari novel anak-anak karangan Diana Wynne Jones, Earwig and the Witch. Novel yang rilis pada tahun 2011 tersebut berkisah tentang seorang anak perempuan yang senang tinggal di panti asuhan. Namun, kedatangan penyihir yang menyamar menjadi orang tua asuh mempersulit keadaan.

Film Aya and the Witch ini akan menjadi fim pertama Ghibli dengan animasi 3D. Anak dari Hayao Miyazaki, Gorō Miyazaki akan menyutradarai film ini, selang sembilan tahun sejak film Ghibli terakhirnya rilis, From Up on the Poppy Hill. Selain itu, bagi Gorō, film ini menjadi penyutradaraan ketiganya bersama Ghibli. Seperti diketahui, penyutradaanya pertamanya ialah Tales from Earthsea.

Problem Perilisan di Tengah COVID-19

Salah satu pendiri Ghibli, Toshio Suzuki, menyinggung masalah Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini. Ia mengutarakan kesulitan dunia televisi dan perfilman dalam menghadapi musibah ini. Namun, ia meresponsnya dengan menyebutkan gagasan dari film Aya and the Witch. Menurutnya, dengan kepandaian mengatasi masalah layaknya Aya, kita bisa melewati masa sulit ini.

Sejauh ini, belum ada kabar film Aya and the Witch akan tayang di bioskop di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kondisi Covid-19 membuat perilisan di bioskop sulit. Dipastikan film ini akan tayang di televisi Jepang.

Suzuki yang memproduksi film Aya and the Witch membahas tentang perbedaan dua karakter utama dari dua film animasi Studio Ghibli yang akan rilis. Menurutnya, Aya berbeda dengan Pippi Longstocking (karakter fiksi anak yang akan diadaptasi Hayao Miyazaki menjadi film). Menurut Suzuki, “jika Pippi anak perempuan terkuat di dunia maka Aya cerdik, tetapi entah mengapa lucu.” Deskripsi selanjutnya Suzuki serahkan pada Gorō untuk mengartikulasikannya dalam filmnya nanti.

Sementara itu, ayah Gorō, Hayao Miyazaki, masih menyiapkan proyek film terbarunya setelah kembali dari pensiun. Dilansir dari animenewsnetwork.com, film tersebut akan diberi judul Kimi-tachi wa Dō Ikiru ka (How Do You Live?). Pada bulan Mei 2020, Suzuki mengabarkan 36 menit film tersebut telah diproduksi. Untuk tanggal tayangnya, film besutan Hayao ini direncanakan rilis pada tahun 2023.

Seperti diketahui, Hayao Miyazaki sendiri pernah mengadaptasi novel Diana Wynne Jones juga yang berjudul Howl’s Moving Castle. Novel tersebut rilis pada tahun 1986. Sementara itu, adaptasi film animasinya menggunakan judul yang sama dan rilis pada tahun 2004.

Baca juga: Rekomendasi Film Keluarga

Penulis: Muhammad Reza Fadillah
Penyunting: Anggino Tambunan