Film Perempuan Tanah Jahanam Akan Tampilkan Nuansa Horor Unik dan Mencekam

0
739
Tim Produksi Film Perempuan Tanah Jahanam

ulasinema.com – Jakarta (16/9) – Joko Anwar akan merilis film horor terbarunya, Perempuan Tanah Jahanam, di bioskop pada bulan Oktober mendatang. Tema yang diangkat film ini berkaitan dengan keluarga. Jajaran aktor yang terlibat dalam film ini di antaranya Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail, dan Ario Bayu.

Perempuan Tanah Jahanam merupakan proyek kolaborasi BASE Entertainment, CJ Entertainment, RAPI Films, dan Ivanhoe Pictures. Film ini disutradarai Joko Anwar yang sebelumnya sukses mengarahkan film Pengabdi Setan pada tahun 2017 silam. Selain menjadi sutradara, Joko juga mengambil peran sebagai produser di dalam film ini.

Produser BASE Entertainment, Shanty Harmayn, mengatakan dirinya dan Joko tertarik menciptakan hal baru sejak awal film ini dibuat. Ia mengaku takbisa menilai apakah Perempuan Tanah Jahanam nantinya mampu menyaingi kesuksesan film horor Joko sebelumnya, Pengabdi Setan. Meski demikian, Shanty percaya timnya sudah bekerja keras untuk membuat film ini nampak berbeda.

“Kalau katanya Pengabdi Setan sebelumnya sudah mencapai satu titik film horor yang beda, saya kira alasan BASE, CJ, Ivanhoe dan RAPI ingin bekerja sama (kali ini) adalah untuk menaikkan titik tersebut,” ungkap Shanty dalam acara perilisan poster dan trailer resmi Perempuan Tanah Jahanam di Plaza Senayan, Jakarta.

Joko Anwar Bersama Para Pemeran Film Perempuan Tanah Jahanam

Di mata Shanty, dunia perfilman Indonesia saat ini semakin terlihat dinamis. Hal tersebut membuatnya termotivasi dalam menghasilkan karya film berkualitas baik dari segi penulisan atau hal-hal teknis lainnya. Terkait film Perempuan Tanah Jahanam, Shanty mengaku terkesan terhadap akting yang dibawakan para pemain.

“Begitu banyak akting yang ‘wow’, akting yang excellent, super. Ini bukan karena saya produsernya, ya,” kata Shanty.

Salah satu pemain Perempuan Tanah Jahanam, Tara Basro, menganggap pengalaman bermain di film ini sangat menarik. Menurutnya, pengambilan adegan film ini sangat menantang karena menguji kesiapan mental dan fisik. Minat Tara terhadap film ini kabarnya sudah muncul sejak dirinya membaca naskah skenario.

“Dari awal ketika baca script-nya aja, baru beberapa halaman pertama sudah tercengang, ” tutur Tara.

Selain itu, ia juga mengaku terkesan atas pemilihan latar Perempuan Tanah Jahanam yang mengambil tempat tidak biasa. Misalnya seperti hutan yang belum pernah dijadikan tempat syuting sama sekali. Tara juga menambahkan bahwa perilisan film ini sudah lama dinanti Joko selaku sutradara.

“Kalau bisa dibilang, this might be my favorite work of yours (Joko Anwar),” tambahnya.

Joko Anwar sendiri selalu mengharapkan film terbarunya mengalami peningkatan dari karya-karya sebelumnya, baik dalam hal estetika maupun hal-hal teknis. Menurutnya, hasil akhir film Perempuan Tanah Jahanam sudah mencerminkan hal-hal tersebut. Joko juga mengaku hal ini diamini oleh seluruh kru yang terlibat.

Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang seorang wanita muda bernama Maya yang tengah ditimpa nasib buruk. Maya kemudian menerima informasi tentang kemungkinan dirinya mendapat harta warisan di desa leluhurnya. Tanpa sepengetahuan Maya, penduduk desa tersebut ternyata menyimpan rahasia menakutkan. Film ini diproyeksikan tayang tanggal 17 Oktober 2019.

Pewarta: Farhan Iskandarsyah dan Muhammad Reza Fadillah
Penulis: Farhan Iskandarsyah
Penyunting: Muhammad Reza Fadillah